Bandar Lampung (Legacy)- Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Bandarlampung menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial dengan menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema sinergitas antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat dalam menangani berbagai persoalan sosial anak dan remaja.
Kegiatan yang berlangsung di Golden Tulip, Spring Hill Bandarlampung ini dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari aparat kepolisian, perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan.
Diskusi ini menjadi wadah penting untuk bertukar gagasan serta merumuskan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi generasi muda di Provinsi Lampung.
Dalam forum tersebut, PPM Kota Bandarlampung yang hadir mendampingi karateker PD PPM Lampung Desi Ekawati dan Ketua PPM Tanggamus Niagari Galuh, sebagai representasi organisasi kepemudaan yang memiliki peran strategis dalam pembinaan karakter dan nasionalisme generasi muda.
Ketua PPM Kota Bandarlampung, Aini Putri SH, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks, khususnya yang menyasar anak dan remaja.
“Permasalahan sosial yang melibatkan anak dan remaja tidak bisa diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah, serta organisasi masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan seperti PPM. Kami siap menjadi mitra aktif dalam upaya pencegahan maupun pembinaan generasi muda,” ujar Aini Putri, Rabu (29/4).
Ia juga menambahkan bahwa PPM memiliki tanggung jawab moral untuk turut menjaga nilai-nilai kebangsaan serta membangun karakter generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas.Menurutnya, kegiatan seperti FGD ini sangat penting sebagai langkah awal untuk menyatukan persepsi dan menyusun program yang tepat sasaran.
“Kami berharap hasil dari diskusi ini tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk program nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” lanjutnya.
Selain itu, Aini Putri juga menekankan perlunya pendekatan yang lebih humanis dan edukatif dalam menangani permasalahan anak dan remaja. Ia menilai bahwa pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial.Lanjut Aini, PPM berkomitmen untuk berperan aktif di bidang organisasi kepemudaan dalam mendukung kebijakan pemerintah dan menjaga stabilitas sosial di daerah.
“Semoga ke depan bisa terjalin komitmen bersama untuk menciptakan ekosistem yang aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak dan remaja, sehingga mereka dapat menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya. (Jek)
